Senin, 29 April 2013

RESENSI CERPEN TUGAS IBD


PERSAHABATAN LAYANG-LAYANG

            Jam dinding menunjukan pukul setengah empat sore,sedangkan Kevin dan fizi menunggu di depan teras Ehsan. Ehsan belum kunjung pulang dari musholah padahal sholat ashyar telah selesai beberapa menit yang lalu.
            Ketika Kevin dan fizi menunggu-nunggu kepulangannya tiba-tiba mereka mendengar suara yang cukup jauh dari tempat mereka berdiri.
……kevin….fizi……kita main layang-layang yuk  terdengar suara ehsan dari kejauhan ayo kita main, Tunggu aku spontan Kevin menjawab sambil berlari menuju ke tempat ehsan begitu juga dengan fizi mengukuti, fizi seorang anak laki-laki yang senang bermain layang-layang bersama kedua temannya tersebut. Di kala sedang bermain layang-layang tiba-tiba layang-layang ehsan terputus dan melayang terbang menuju ke jalan raya. Layang-layang ku….. ambilkan tolong…
     Ehsan berlari sambil mengejar layang-layangnya ke jalan raya tersebut ketiga sahabat tersebut mngejar layang-layang tersebut ke jalan raya, pukul telah menunujukan jam 5 tepat sore sudah hampir menjadi malam yang akan di sinari oleh rembulan Ehsan berada di tengah jalan raya, tiba-tiba terdengar suaranya yang berteriak kesakitan aaAAAAhhhhhh…..
Pada waktu itu sebuah mobil avanza menabrak ehsan hingga ia terpental di tengah jalan darah berceceran di tengah jalan semua kendaraan berhenti dan menimbulkan kemacetan yang panjang Ehsan pun di bawa ke rumah sakit untuk di rawat lebih lanjut. Kevin dan fizi ketakutan akan kejadian tersebut, mereka berdua pun kembali ke rumah masing-masing ke dua orang tua Ehsan segera menuju ke rumah sakit untuk memastikan kondisi anaknya 3 jam sudah berlalu, akhirnya dokter keluar dari ruang UGD setelah memberikan pertolongan pertama kepada ehsan.
            Sebelumnya saya minta maaf Pak Buk….anak anda mengalami kecelakaan yang sangat serius sehingga anak anda mengalami lumpuh di bagian kaki kanannya di karenakan tulangnya retak parah akibat tabrakan keras mobil dari mobil tersebut, demikian dokter memberikan penjelasan singkat kepada kedua orang tua ehsan, Rosalia….ibu ehsan berteriak dan menangis histeris setelah mendengar penjelasan dokter,anakku….anakku……setelah berteriak sekian lama ia jatuh pingsan di ruang UGD.setelah siuman, merekapun langsung pergi menemuai ehsan yang sedang berbaring sakit. Masih terlihat tersenyum lebar karena kedatangan kedua orang tua nya menjenguknya setelah di jelaskan oleh ayahnya tentang kelumpuhannya di bagian kaki kanannya ehsan hanya menangis tersedu-sedu memeluk ibunya. Keesokan harinya Kevin dan fizi datang menjenguk Ehsan yang sedang terbaring di kasur rumah sakit pergi kalian!!!!!!
Kalian bukan temanku pergi kalian dari sini terdengar suara Ehsan mengusir temannya untuk pergi dari rumah sakit mungkin di karenakan kelumpuhannya yang membuat dia membenci kedua temannya tersebut atau malu pada keduanya ehsan anak orang kaya dari desanya usianya masih 10 tahun dy sudah cacat.
            Akhirnya setelah beberapa hari dan mendapat kan perawatan yang cukup Ehsan pun di perboleh di bawa pulang ke rumahnya dy berkata kepada ayahnya….yah kita pindah rumah aja yuk ….aku gk mau lagi tinggal di desa ini emangnya kenapa san….kita sudah lama tinggal di sini masa mau pindah…..kata ayahnya kepada ehsan.akan tetapi dy  memaksa ayahnya dan mendesak supaya agar segera pindah dari desa tersebut akhirnya ayahnya mnuruti untuk pindah dari desa tersebut, keesokan harinya tepat pukul 7 pagi perabot-perabot rumah ehsan sudah di angkat dan di bawa ke mobil untuk di pindahkan ke rumah barunya yang berada di tengah kota, terlihat ehsan berjalan menggunakan tongkat menuju mobil untuk segera berangkat menuju kota sebelum masuk mobil melihatnya Kevin dan fizi melambaikan tangan ke arahnya dari balik pohon pisang mobil pun berjalan meniggalkan desa kelahiran bapak Ehsan, Kevin dan fizi hanya terdiam dan merasa bersalah karena telah membuat temannya cacat delapan tahun kemudian, sepucuk surat datang ke rumah ehsan, ehsan pun mengambil dan kemudian membacanya.


Dari temanmu Kevin dan fizi.
Semoga kamu sehat selalu sahabat lamaku begitu juga dengan ibumu, dansemoga ALLAH memberkati alm.bapakmu sekarang kita sudah duduk di jenjang SMA, kami ingin memgingatkan tentang cita-cita di masa kecil kita bahwasannya kita ingin menggapai cita-cita kita setinggi layang-layang yang terbang setinggi langit biru mungkin hanya sekian surat dari kami kawan
semoga kamu bahagia dan sukses di sana .

            Seusai membaca kedua surat tersebut ehsan hanya mengangkat kedua bahunya pura-pura tidak mengerti hari berganti hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun roda berputar terus-menerus dan berganti pemilik,Kevin telah melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi dengan beasiswa yang di dapatnya hingga akhirnya dy sudah menyelesaikan kuliahnya dengan sempurna begitu juga dengan fizi ia mendapatkan beasiswa jurusan b,inggris dan bahasa asing di salah satu universitas sedangkan ehsan masih cacat seumur hidup dan tetap berdiam diri di rumahnya, bapaknya telah meninggalkan nya dan ibu nya lima tahun yang lalu di karenakan sakit jantung.
            Penghasilan dan gaji ibunya yang bekerja sebagai PNS tidak bisa mencukupi kebutuhan mereka,sebab itu ehsan tidak melanjutkan pendidikan nya ke perguruan tinggi di karnakan keterbatasan dana dan lain sebagainya suaru hari di saat yang tak terduka Kevin datang bersilaturahmi ke rumah ehsan sesampainya di sana ehsan memeluk kawannya sambil menangis dengan menagis ia berkata “vin maafin aku emang egois dan salah pada kalian berdua aku telah membanggakan kekayaanku dan gengsi kepada kalian akan kekuranganku Kevin pun memeluk dengan pelukan hangat sambil meneteskan air mata karena terharu beberapa minggu kemudian..fizi pun pulang dari Thailand dan kemudian datang bersilaturahmi ke rumah ehsan ketiga sahabat tersebut berkumpul kembali setelah 17 tahun lama nya tidak berjumpa, sekian lama mereka tidak bertemu akhirnya mereka baru sadar bahwa persahabatan adalah segala hal dalam hidup.
            Di sore hari yang cerah ketiganya berjalan menuju lapangan ehsan berkursi roda sambil di dorong oleh fizi….yang sudah dewasa ketiganya berkumpul di bawah pohon bersama-sama melihat anak-anak yang bermain layang-layang di tengah lapangan.
selesai……..

















RESENSI :

Cerpen PERSAHABATAN LAYANG-LAYANG  di atas  menceritakan  3 orang sahabat yaitu Ehsan,Kevin dan Fizi ke 3 sahabat ini setiap sore selalu bermain layang-layang di lapangan desa suatu waktu  persahabatan mereka di uji dengan musibah yang menimpa Ehsan. Ehsan mengalami kecelakaan di saat meraka sedang bermain layang-layang yang menyebabkan kaki kanan mengalami kelumpuhan, dengan kejadian itu ehsan merasa malu dan menyalahkan para sahabatnya atas musibah yang telah menimpa dirinya kemudian.Ehsan dan keluarganya pun memutuskan untuk pergi meninggalkan desa tempat mereka tinggal.
Setelah beberapa tahun berlalu kehidupan ehsan pun telah berubah ayah nya telah meninggal dunia dan itu merubah perekonomian keluarganya,penghasilan yang di dapatkan oleh ibunya tak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan di dalam keluarganya.
Sedangkan ke-2 sahabatnyapun  Kevin dan fizi sudah beranjaka  dewasa dan telah mendapatkan beasiswa di salah satu universitas .
Pada suatu hari Ehsan mendapatkan sepucuk surat dari sahabatnya :

Dari temanmu Kevin dan fizi.
Semoga kamu sehat selalu sahabat lamaku begitu juga dengan ibumu, dansemoga ALLAH memberkati alm.bapakmu sekarang kita sudah duduk di jenjang SMA, kami ingin memgingatkan tentang cita-cita di masa kecil kita bahwasannya kita ingin menggapai cita-cita kita setinggi layang-layang yang terbang setinggi langit biru mungkin hanya sekian surat dari kami kawan
semoga kamu bahagia dan sukses di sana .

Setelah mengirimkan surat tersebut  akhirnya Kevin da Fizi memtuskan untuk mengunjungi Ehsan di kota,sesampainya di sana Ehsan pun memeluk kedua sahabarnya dan meminta maaf atas kesalahan yang telah ia lakukan,keegoisannya telah membutakan matanya.
Kemudian keadaan pun berubah persahabatan mereka telah membaik kembali.
Di sore hari yang cerah ketiganya berjalan menuju lapangan ehsan berkursi roda sambil di dorong oleh fizi….yang sudah dewasa ketiganya berkumpul di bawah pohon bersama-sama melihat anak-anak yang bermain layang-layang di tengah lapangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar